| foto by pixels |
Shalat adalah salah satu rukun Islam yang paling penting. Dalam Islam, shalat tidak hanya sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga merupakan tiang dari agama Islam itu sendiri. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menekankan pentingnya shalat dengan menyebutnya sebagai "Tiang Agama"
Makna Ash-Shalatu Imaduddin secara harfiah, "Ash-shalatu imaduddin" berarti "shalat adalah tiang agama". Hal ini menggambarkan bahwa shalat adalah penopang utama yang menegakkan agama Islam. Sebagaimana tiang dalam sebuah bangunan menjadi penopang yang memastikan bangunan tetap berdiri kokoh, Shalat juga berfungsi sebagai penopang keimanan dan ketakwaan seorang Muslim. Jika shalat dilalaikan, maka seluruh aspek keimanan seseorang akan goyah.
Salah satu hadits yang menjelaskan tentang pentingnya salat adalah, "Dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Pokok dari segala perkara adalah Islam, dan tiangnya adalah shalat, sedangkan puncaknya adalah jihad di jalan Allah”. (HR. At-Tirmidzi)
Dalam hadits ini, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallammengibaratkan Islam sebagai bangunan di mana shalat adalah tiangnya. Tiang ini yang akan menegakkan agama dalam diri seseorang. Tanpa shalat, agama seseorang tidak akan sempurna, sebagaimana sebuah bangunan akan runtuh jika tidak ada tiannya.
Dalam Al-Qur'an juga menegaskan pentingnya shalat dalam berbagai ayat, di antaranya:
Q.S Al-Baqarah ayat 43
"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk”.Q.S An-Nisa ayat 103
"Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”.
Kedua ayat ini menunjukkan bahwa shalat adalah perintah yang wajib bagi setiap Muslim, dan hal itu memiliki waktu-waktu tertentu yang harus dipatuhi.
Fungsi dan Hikmah Shalat
Shalat memiliki banyak fungsi dan hikmah dalam kehidupan seorang Muslim, diantaranya:
Sebagai Penghubung dengan Allah SWT (Habluminallah):
Shalat adalah cara seorang hamba untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Dalam shalat, seorang Muslim memanjatkan doa.Menghindarkan Diri dari Perbuatan Keji dan Munkar:
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-Ankabut ayat 45:
"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan munkar”.
Shalat yang dilakukan dengan khusyuk akan membimbing seseorang untuk menjauhi maksiat dan keburukan.
Meneguhkan Hati dan Jiwa:
Melalui shalat, seorang Muslim diingatkan akan kehadiran Allah SWT dalam setiap aspek kehidupannya. Hal ini membantu meneguhkan hati dan jiwa dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Shalat bukan hanya ibadah semata, melainkan tiang utama yang menegakkan agama seorang Muslim. Melalaikan shalat berarti melemahkan keimanan dan hubungan dengan Allah SWT. Sebaliknya, menjalankan shalat dengan penuh kesadaran dan kekhusyuan akan memperkuat iman, menjaga diri dari perbuatan buruk, dan mendekatkan diri kepada Allah. Mari kita jaga salat sebagai tiang utama agama dan keimanan kita.
Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallamyang menyebutkan "Ash-shalatu imaduddin" menjadi pengingat bagi kita semua bahwa shalat adalah pondasi dari keberagamaan dan ketaatan kita kepada Allah SWT.
Posting Komentar